Aparatur Sipil Negara dalam Hakikat dan Pengabdian

Oleh : Qorinul Huda

Mahasiswa Semester 3 Politeknik Statistika STIS

ASN atau PNS adalah salah satu profesi yang paling diminati di kalangan masyarakat Indonesia. Ketika menyebut profesi ini, banyak masyarakat yang kagum bahkan berusaha untuk menjadi bagian dari profesi ini. Tidak bisa dipungkiri, setiap ada seleksi kompetensi dasar untuk menjadi calon pegawai negeri sipil, banyak peminat dari kalangan pemuda. Ketika ditelusuri lebih jauh mengapa profesi ASN ini sangat diminati dikarenakan masyarakat kita masih menganggap profesi ini memiliki return value dan masa depan jelas. Namun di balik itu semua, terdapat sebuah tanggung jawab besar pada profesi ASN yang harus dipahami oleh masyarakat sebagai pengabdi dan penopang bangsa sesuai profesinya masing-masing.

Menjadi ASN artinya harus siap bertanggung jawab berupa pengabdian untuk bangsa dan negara. pola pikir yang dibangun di atas prinsip ketulusan dan berjuang adalah dasar dalam membentengi diri sebelum terjun pada profesi ini. Suatu negara yang memiliki beberapa komponen untuk pembangunan menuju tercapainya cita-cita bangsa membutuhkan generasi pengelola yang handal dan bermartabat.

Kemajuan bangsa ini terletak pada punggawa sektor-sektor bangsa, salah satunya profesi ASN. Menjadi ASN artinya mengabdi untuk bangsa dan negara atas nama rakyat. Oleh karenanya, sudah seharusnya ASN harus menjadi teladan dan penopang sektor bangsa. Untuk mencapai tujuan mulia tersebut setidaknya ASN harus memiliki dimensi yang melebur pada butir nilai Pancasila. Hakikat Pancasila harus ada dan menyatu dalam diri ASN dan wajib tercermin dalam perilaku kesehariannya. Ketika sumpah suci untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sudah terikrar, maka dengan saksi Tuhan, ASN harus menjalankan amanah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berkembangnya zaman yang begitu dinamis dan cepat menjadi tantangan bagi ASN. ASN dengan sekuat tenaga mengikuti perkembangan zaman agar nilai Pancasila tetap menyatu dalam pembangunan bangsa. Terdapat beribu harapan masyarakat yang disampaikan kepada ASN demi mewujudkan sektor Indonesia yang maju dan bermartabat. Harapan tersebut antara lain adalah menjadi ASN yang pancasilais, menjadi panutan dalam bermasyarakat, dan pengabdian yang sepenuhnya dalam mengelola sektor bangsa.

Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang wajib dijadikan pandangan hidup bangsa. Bagi ASN pengetahun dan pendidikan kewarganegaraan adalah hal yang wajib. Dimulai ketika dalam seleksi kompetensi dasar terdapat materi tes wawasan kebangsaan sebagai tolok ukur dalam pengamalan dan pengabdian calon aparatur sipil negara dalam negaranya. Program bela negara yang dilaksanakan menjadi pelatihan jiwa dan rohani dalam profesi ASN.

Lima butir pancasila yang memuat nilai agung adalah pedoman dasar seorang ASN dalam menjalankan profesinya. Menjadi ASN yang bersih dan berperilaku mulia adalah hiasan karakter bangsa. Bersih dalam arti tidak menerima atau memberikan suap, melaksanakan profesi sesuai ketentuan perundang-undangan, dan berintegritas dalam ikrar sumpah. Berperilaku mulia adalah hiasan diri yang tercermin dalam kejujuran dan bertanggung jawab. Kejujuran misalnya pada waktu jam kerja, tidak bersenda gurau namun fokus pada pengelolaan bidangnya. Tidak boros dalam memanajemen anggaran, dalam artian efektivitas dan ketepatan dalam peluncuran dan pengelolaan dana.

Prinsip yang harus dipegang oleh seorang ASN adalah profesi ini merupakan amanah rakyat, fasilitas yang didapat merupakan hasil dari pajak yang dikumpulkan dari rakyat. Sudah seharusnya ASN bekerja dengan berorientasi pada rakyat. Seorang ASN tidak pantas jika menyombongkan diri dan acuh di lingkungan masyarakatnya. Seorang ASN adalah masyarakat yang tetap memiliki kewajiban secara kesusilaan di masyarakatnya. Ketika terdapat kegiatan dalam masyarakat seperti gotong royong atau kerja bakti tidak ada salahnya seorang ASN tetap mengikuti kegiatan tersebut. Justru seorang ASN adalah panutan yang harus dicontoh di masyarakatnya.

Sebagai contoh seorang ASN di lingkungan Badan Pusat Statistik ikut serta dalam pendampingan dan sosialisasi sensus penduduk 2020 melalui media dan masyarakat. Seorang ASN tidak sepantasnya menarik diri dari pergaulan masyarakat, tetapi justru menjadi agen pemersatu dan edukasi dalam masyarakat. Seorang ASN menjadi edukasi masyarakat untuk mengajak dalam menjaga stabilitas negara sesuai nilai-nilai Pancasila. Seperti seorang ASN di bidang Pendidikan dan Kebudayaan ikut berperan aktif dalam mengajar baca tulis di suatu daerah yang tingkat membacanya masih rendah serta mendirikan sanggar seni tari. Semua itu adalah bentuk pengabdian seorang ASN dalam masyarakatnya.

Kemajuan suatu bangsa terletak pada pundak atau punggawa masyarakatnya dalam bentuk pengabdian yang ikhlas. Salah satunya mengabdi sesuai bidangnya pada profesi ASN. Mengelola bidang atau sektor negara sangat dinamis dan penuh tantangan. Seorang ASN harus beradaptasi dan berprinsip terus menerus belajar dan mengembangkan skill untuk menjawab tantangan pada abad ini. Profesi ASN memiliki peluang besar dalam mengembangkan karir dan skillnya. Hal ini tidak menutup kemungkinan sebagai jawaban atas tantangan abad ini yang dinamis.

ASN yang professional, integritas, dan amanah dalam mengelola sektor di bidangnya membuat hasil yang sesuai harapan dalam cita-cita bangsa. Misalnya pendidikan karakter dan IPTEK suatu bidang melalui pendidikan di sekolah kedinasan. Mahasiswa kedinasan sebagai calon ASN harus memahami peran dan tanggung jawab ketika menjadi ASN nantinya. Suatu hal jika lebih besar penghasilannya daripada apa yang dikerjakan itu adalah sebuah hutang pada Tuhan, apabila lebih tinggi dari hal yang dikerjakannya maka itu adalah surplus keihklasan yang akan menjadi amal baik dan merupakan suatu ketulusan. Suatu bidang jika tidak dikerjakan oleh seorang yang tidak professional dan ahli tidak menimbulkan suatu hasil bahkan hanya menghancurkan sektor tersebut. Dengan demikian seorang ASN yang cerdas dan bermartabat akan membawa bidang atau sektor bangsa menuju kemajuan dan kemandirian.

Dengan demikian, hakikat dan harapan masyarakat yang dipikulkan di pundak seorang ASN. ASN memiliki tanggung jawab yang besar bagi negara dan masyarakat. Sikap serta integritas dalam menjalankan profesi sebagai ASN, menjadikan Indonesia menjadi negara yang maju, adil, dan sejahtera.

Total Page Visits: 297 - Today Page Visits: 2